Slide # 1

Slide # 2

Slide # 3

Slide # 4

Slide # 5

Slide # 6

Selasa, 23 Februari 2016

Belum ke Sabang! Bila Anda Belum Coba 9 Jajanan Kuliner Unik ini


Pulau Weh adalah pulau kecil yang kaya dengan keragaman penduduknya. Meskipun mayoritas masyarakat yang tinggal di pulau ini bersuku Aceh, tidak sedikit pula masyarakat yang bersuku Jawa, Cina, Batak, Padang dan Nias. Keragaman masyarakat tersebut menimbulkan keragaman budaya termasuk makanan. Ada beberapa makanan khas Sabang yang mana, bila Anda belum mencobanya, maka Anda belum benar-benar ke Sabang, diantaranya:

1. Mie Kocok dengan Kaldu Bening Penuh Citarasa
Mie kocok adalah mie yang direbus dalam air kaldu disajikan dengan tauge dan baso ikan yang dipotong kecil-kecil. Yang membuat mie ini istimewa adalah rasanya yang tiada duanya dan hanya dapat ditemukan di Sabang. Mie buatan sendiri yang sangat lembut ini direndam dalam kaldu bening yang penuh citarasa. Tauge yang dimasukkan ke dalam mie memberikan rasa renyah dan segar saat dikunyah. Bakso ikan gurih yang ditaburkan di atas memperkaya rasa mie kocok.
Untuk menikmati mie kocok ini anda akan disediakan cuka, kecap manis, kecap asin, dan sambal cabai. Tetapi cara paling pas untuk menikmati mie kocok adalah dengan mengabaikan bumbu-bumbu tambahan tersebut terlebih dahulu karena rasanya sudah cukup nikmat. Cicipi mie yang baru dihidangkan, kemudian anda tambahkan kecap atau sambal jika ada rasa yang dirasa kurang. Ada dua restoran yang menawarkan mie kocok di Kota Sabang, keduanya terletak di Jalan Perdagangan dan buka dari siang hingga malam hari.

2. Jack Cafe, Bakso Jack, dan Penyetan Nikmat
Tidak seperti warung kopi di Aceh pada umumnya yang menawarkan Kopi Aceh ditambah kue kecil, Jack Cafe lebih dikenal dengan makanannya. Yang paling digemari pengunjung adalah ayam penyet dan basonya. Ayam penyet yang lembut dan gurih ditambah tempe dan tahu dipadu dengan sambal merah dan sambal kecap merupakan santapan makan malam yang spesial. Baso Jack merupakan salah satu baso paling enak di Sabang. Baso daging sapi yang kenyal dan sangat terasa dagingnya di dalam kuah kaldu gurih namun tidak terlalu berlemak. Nikmati semangkuk baso di sore hari sambil melihat lalu-lalang perahu di laut tepat di seberang cafe. Selain baso dan ayam penyet, cafe yang berlokasi di Pantai Kasih ini juga menyediakan nasi goreng dan mie goreng. Cafe ini buka dari sore hingga malam setiap harinya.

3. Kunjungan Wajib Penggemar Kopi ke Warung Aci Rasa
Warung kopi yang paling terkenal di kalangan anak muda di Sabang ini terletak di persimpangan antara Jalan Teuku Umar dan Jalan Malahayati atau tepatnya di belakang Jalan Perdagangan. Berbeda dengan warung kopi di Pulau Weh pada umumnya yang menawarkan Kopi Sabang yang hitam, warung ini menjual Kopi Ulee Kareng yang sangat populer di Banda Aceh. Kopi ini mulai dirintis di tahun 1960-an di Ulee Kareng Banda Aceh, tetapi baru tahun 1990-an booming karena mahasiswa dan pemuda mulai mengenal dan mempromosikan kopi ini dari mulut ke mulut. Saat ini, kopi Ulee Kareng digunakan di hampir semua warung kopi di Banda Aceh dan Aceh Besar serta di beberapa daerah di Aceh.
Kopi yang menjadi hits di kalangan pemuda ini membuat Warung Kopi Aci Rasa selalu penuh dengan pengunjung setiap sore hingga tengah malam. Selain untuk menikmati kopi dan mengobrol, banyak juga konsumen yang datang untuk layanan wi-finya yang tergolong cepat. Di sini anda dapat memesan kopi sambil browsing selama yang anda inginkan. Di pelataran Aci Rasa ada juga penjual makanan seperti soto, nasi goreng, ayam bakar, martabak dan nasi bebek. Soto Aceh sedikit berbeda dengan soto pada umumnya karena menggunakan santan dan aroma rempah-rempah membuat soto ini unik. Tetapi yang kerap dicari pengunjung warung ini adalah nasi bebek masak Acehnya. Daging bebek dimasak dalam kuah kari dalam waktu yang lama sehingga kuah menjadi kental dan daging bebek menjadi empuk. Daging bebek yang keras dan berlemak sangat cocok dimasak dengan cara ini karena semua rasanya akan keluar dan bercampur dengan kuah.
Jangan sampai melewati kesempatan mencoba rasa Kopi Ulee Kareng jika ini kali pertama anda ke Aceh karena dijamin berbeda dengan semua jenis kopi yang pernah anda rasa. Coba juga "sanger" yaitu kopi yang diseduh di atas sedikit susu. Warung Kopi Aci Rasa ini buka setiap hari dari pagi hingga tengah malam.

4. Nasi Goreng Seafood Segar Hanya Milik Nasi Goreng Montana
Montana adalah nama sebuah hotel yang ada di Jalan O. Surapati Sabang. Di lantai bawahnya, hotel ini memiliki restoran yang menawarkan berbagai menu nasi dan mie. Yang paling menarik dari menu yang tersedia di restoran ini adalah nasi goreng seafoodnya. Nasi goreng dimasak dengan cara udang dan cumi dipotong-potong berbentuk cincin lalu ditumis dengan bumbu rahasia restoran kemudian ditambahkan nasi dengan sedikit campuran jagung dan kacang polong. Nasi goreng ini menggunakan udang dan cumi-cumi segar hasil tangkapan nelayan lokal sehingga hanya dengan sedikit bumbu telah terasa nikmat.


5. Warung Kopi Bikin Sendiri Yang Super Laris Milik Balee Pasie
Secara harfiah balee pasie dalam bahasa Aceh berarti pinggir pantai tempat bersandarnya boat-boat nelayan. Di pantai Ie Meulee ini ada warung kopi yang dikenal dengan sebutan Balee Pasie. Ini adalah warung kopi khusus bagi hardcore coffee lovers dimana tidak ada tv, internet, bahkan pelayan yang membawakan anda kue. Pelayan hanya membawakan kopi, sisanya anda layani diri sendiri.
Meskipun tanpa fasilitas macam-macam, kedai kopi ini selalu ramai oleh pengunjung yang sarapan sejak pukul 6 pagi. Sangking ramainya, kedai ini bisa menjual seribu hingga dua ribu kue setiap harinya. Sebagian besar pelanggan warung ini adalah pelaut, masyarakat Ie Meulee dan pegawai kantor di sekitarnya. Menurut beberapa langganan tetap di sini, kopi Balee Pasie sangat enak dan tiada duanya di Sabang. Begitu enaknya, konsumen bisa menghabiskan lebih dari segelas kopi dalam sekali sarapan yang jarang sekali terjadi di warung kopi lain.
Perpaduan antara kopi dan pulut (ketan bakar) hangat adalah menu favorit sebagian besar pelanggan. Sekitar 200-an pulut ludes dalam hitungan menit. Jika anda tidak suka ketan, ada juga nasi gurih dan mie yang sudah dibungkus. Sempatkan sarapan di Balee Pasie yang sangat dekat dengan Sumur Tiga jika anda ke Sabang. Kedai ini buka mulai habis subuh hingga pukul 9-10 malam.
 

6. Harus Coba Daging Lembut Sate Gurita!
Kalau ini pertama kalinya anda mendengar sate gurita maka percayalah hidup anda belum lengkap sebelum mencoba sate ini. Sebagimana namanya, sate gurita dibuat dari kaki gurita yang dipotong seukuran sate. Gurita biasanya menjadi kenyal bila dimasak atau dibakar tetapi sate gurita sangat empuk dan penuh citarasa karena telah diungkep dengan bumbu rempah sebelumnya.
Jika sate kambing biasanya cenderung keras dan sate ayam sering hambar, sate gurita Sabang sangat lembut dan enak apalagi didampingi bumbu dan lontong. Anda dapat memilih bumbu kacang atau bumbu padang sebagai kuahnya. Bumbu kacang yang merupakan standar nasional untuk bumbu sate tidak perlu diragukan lagi kenikmatannya. Tetapi jika anda penggemar masakan padang, tidak salahnya mencoba bumbu padang yang sedikit pedas ini.
Di Kota Sabang ada 3 tempat yang menjual sate gurita yaitu di Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) di Pusat Kota Sabang, Taman Kuliner di Kebun Merica, dan di Baso Bang Wan di Sabang Fair yang semuanya mulai buka dari sore hingga malam hari.

7. Kaldu Bening Penuh Rasa a la Mie pangsit Dynasty
Mie Pangsit Dinasty terletak di Jalan O. Suropati tepat di depan penjara Sabang. Restoran yang baru-baru ini juga mulai menjual baso, masih menjadi tujuan utama orang Sabang yang ingin makan mie ayam. Lalu apa bedanya Mie Pangsit Dynasty dengan mie pangsit lainnya? Hal pertama yang langsung terlihat ketika menerima pesanan anda adalah kebeningan kuahnya. Kuah yang digunakan dalam mie begitu bening tetapi kaya aroma ayamnya. Selanjutnya mie yang digunakan adalah mie buatan sendiri yang padat dan lembut. Mie ini menyerap rasa kaldu dan tidak keras sebagaimana mie buatan pabrik umumnya.
Elemen terakhir yang mengangkat level mie ini adalah ayamnya. Potongan dadu ayam yang dimasukkan ke dalam mie dipersiapkan begitu seksama dengan memisahkan semua tulangnya sehingga anda tidak perlu was-was saat menikmatinya. Tidak seperti mie ayam lain, bumbu di mie ayam ini disesuaikan dengan lidah masyarakat setempat sehingga tidak terlalu manis. Selain mie ayam, warung yang buka dari sore hingga malam ini juga menyediakan mi pangsit ikan yang bisa menjadi opsi jika anda bukan penikmat mie ayam.


8. Mie Khas Aceh milik Mie Aceh Bang Jeunib
Mie pangsit, mie kocok, mie ayam, mie so dan lain-lain. Mie memang sangat digemari di Sabang yang sebagian besarnya dipopulerkan oleh penduduk keturunan Cina yang tinggal di seputaran Jalan Perdagangan. Tetapi, Mie Aceh tidak kalah enaknya dibanding mie-mie tersebut. Saat ini warung Mie Aceh sudah mulai terlihat di kota-kota besar seperti Medan, Bandung, dan Jakarta dan menjadi favorit masyarakat lokal di sana. Mie Aceh adalah mie seukuran spagetti yang dimasak menggunakan bumbu giling khusus sehingga menghasilkan mie yang memiliki rasa khas Aceh. Mie Aceh Bang Jeunib, nama sang koki, juga menggunakan potongan kecil daging bersama tomat, tauge, dan kol untuk memperkaya rasa produk akhirnya.
Ada tiga jenis mie yang dijual yaitu mie goreng, goreng basah (tumis) dan rebus. Mie goreng dan tumis lebih popular dibandingkan yang rebus. Jika anda penggemar indomie coba pesan indomie rebus yang dimasak goreng basah, nikmati selagi panas rasa indomie yang pasti mengalahkan semua mie instant yang pernah anda makan sebelumnya. Secangkir kopi Ulee Kareng kental adalah pasangan yang pas untuk mie anda. Kopi dan minuman lainnya dapat dipesan dari warung kopi dimana Bang Jeunib berjualan yaitu di Ie Meulee tepatnya sebelum Balee Pasie. Mie tersedia dari pagi hingga malam hari, tetapi saat ramai pembeli Bang Jeunib sering tutup sore hari karena kehabisan mie.

9. Coba Citarasa Bule Aceh di Burger Taman Ria
Suka masakan bule? Coba kunjungi burger murah meriah di Jalan Teuku Umar tepat di bawah Taman Ria Sabang yang menjual burger khusus takeaway. Kedai burger kaki lima ini menawarkan burger daging dan telur spesial yang merupakan gabungan masakan Eropa dan Indonesia karena menggunakan bahan-bahan seperti tomat, selada, timun, keju, saus dan abon didalam burgernya. Meskipun memasukkan abon ke dalam burger terdengar ganjil, tetapi saat dimakan abon menambah kuat rasa burger secara keseluruhan sehingga tidak didominasi oleh pedasnya saus. Silahkan mencoba burger telurnya bagi anda yang belum familiar. Burger merupakan makanan yang tepat jika anda terburu-buru dan harus makan di jalan. Selain itu juga tersedia donat aneka rasa seperti keju, coklat, strawberry, dan bluberry.

0 komentar:

Posting Komentar